Jika berbicara tentang gaya anak muda jaman sekarang, tentu adanya istilah gaya skena bukan menjadi hal yang asing untuk didengar. Karena sebagai jenis gaya yang lahir dari perpaduan antara fashion retro atau streetwear dengan apresiasi terhadap subkultur, terutama dalam hal ini musik, bisa dibilang secara tidak langsung hal tersebut memang membuat jenis gaya ini memiliki daya tariknya sendiri, contohnya saja seperti dapat dilihat pada berbagai macam koleksi produk fashion besutan brand lokal Maternal Disaster yang secara garis besar memang diketahui begitu lekat dengan budaya metal dan juga punk.
Namun lebih dari itu, sebetulnya seiring berjalannya waktu dan perubahan trend, dapat dikatakan jika keberadaan dari menjamurnya fenomena gaya skena atau anak skena ini pada dasarnya bukan lagi hanya sekedar dianggap sebagai sebuah tren pakaian yang tengah hype saja. Karena tidak dapat dipungkiri jika keberadaan dari gaya skena ini secara pasti memang telah bertransformasi menjadi bukti dari pergeseran cara anak muda dalam mengekspresikan dirinya. Mengingat di era digital seperti saat ini, tentu banyak anak muda yang merasa perlu memiliki label diri agar terhubung dengan kelompok.
Dan bisa dibilang memakai atribut yang membuat mereka memiliki rasa senes of belonging, seperti dengan mengenakan pakaian atau item fashion berupa tas dan sepatu maupun aksesoris lain yang lahir dari konsep desain spesifik, contohnya gaya skena ini, tentu secara tidak langsung memang membuat mereka merasa telah menemukan “suku” atau komunitas yang memiliki frekuensi pemikiran yang sama, terlebih bagi mereka yang memang memiliki ketertarikan dengan suatu genere musik. Mengingat isilah skena secara harfiah sebetulnya memang merujuk pada sekelompok orang yang memiliki minat sama.
Dimana minat sama yang dimaksud tersebut pun tentu saja berkaitan dengan suatu genre musik, karena awalnya kata tersebut bersifat netral, misalnya skena musik indie, skena punk, hingga akhirnya mulai mengalami perubahan dengan maknanya yang bergeser menjadi sebuah label gaya hidup atau fashion tertentu yang dianggap khas oleh anak muda. Bahkan bisa dibilang jika penerapan gaya skena ini pun kini sangat erat kaitannya dengan kurasi, karena anak muda zaman sekarang cenderung bangga jika memiliki selera yang dianggap “tidak pasaran” atau “deep”, tepat seperti saat mereka bergaya skena ini.
Tetapi selain daripada dianggap memiliki makna kebanggaan tersendiri, karena saat menggunakannya seseorang dinilai memiliki pengetahuan lebih luas tentang subkultur dibandingkan orang awam, dapat dikatakan jika secara garis besar sendiri pun sebetulnya massifnya gaya skena ini pun diketahui turut serta menandai kebangkitan brand lokal pula. Karena jika atribut fashion yang bertema band band luar biasanya cukup sulit untuk dicari dan berharga mahal, maka sekarang keberadaan dari brand brand lokal seperti brand lokal Maternal memiliki kualitas dengan narasi konsep yang sangat kuat pula.
Yang mana dengan adanya hal tersebut, tentu saja telah membuat gaya skena menjadi lebih aksesibel namun tetap terlihat keren, dan secara tidak langsung juga mendorong generasi generasi muda jaman sekarang merasa bangga mendukung produk dalam negeri yang memiliki vibe internasional Dan sebagai gaya yang memadukan antara fashion retro atau streetwear dengan apresiasi terhadap subkultur musik, tentu wajar bukan jika jenis gaya yang diusung oleh brand lokal Maternal Disaster ini pun bisa menjadi selera eksklusif yang kini dinilai “memiliki kelas sendiri” dibanding tren fast fashion pada umumnya.
Daftar Isi
ToggleMengenal Maternal Disaster

Menjadi salah satu brand fashion lokal yang sangat terkenal, bahkan bisa dibilang bukan cuma terkenal, tapi juga sudah mencapai level “cult brand”, yaitu merek dengan pengikut setia yang fanatik di kalangan anak muda Indonesia, terutama mereka yang bersinggungan dengan skena musik underground dan streetwear. Secara tidak langsung memang berhasil membuat keberadaan brand fashion lokal seperti Maternal Disaster ini mampu menggenggam popularitasnya tetap stabil dan relevan ditengah gempuran gaya fast fashion yang berorientasi pada konsep clean fashion dengan permainan warna earth tone.
Dan berbeda dengan banyak brand yang besar karena iklan besar besaran, maka berbeda dengan brand lokal Maternal Disaster ini yang justru tumbuh dari komunitas. Oleh sebab itu, tidaklah mengherankan bukan jika brand ini punya keterikatan emosional yang sangat kuat dengan skena musik hardcore, punk, serta metal, dan dapat dikatakan jika bagi banyak anak muda, memakai atribut Maternal ini sebetulnya bukan sekadar gaya gayaan, tapi merupakan salah satu cara menunjukkan identitas atau “anak skena” mana mereka berasal, melalui cara yang tepat dan tentunya tidak berlebihan untuk ditunjukan.
Lahirnya Brand Fashion Lokal Maternal Disaster:
Namun adanya segala raihan yang diperoleh brand fashion lokal Maternal Disaster ini pun tentu saja tidak terlepas begitu saja dari bagaimana cerita kelahirannya yang menarik untuk disimak. Karena dapat dikatakan jika Maternal Disaster ini pun pada dasarnya memiliki cerita kelahiran yang sangat organik, dan merupakan fashion brand lokal yang tumbuh dari semangat kecintaan terhadap subkultur dan bermula dari lingkaran pertemanan musisi, yang kemudian berlanjut menjadi kronologi dan faktor kunci lahirnya Maternal Disaster, yang kini dikenal secara global, khususnya dikalangan anak muda.
Dimana secara garis besar sendiri, dapat diketahui jika Maternal Disaster ini mengawali kiprahnya saat pertama kali didirikan pada tahun 2003 lalu di Bandung oleh Vidi Nurhadi bersama dengan rekan rekannya. Yang mana pada saat itu diketahui jika Bandung adalah kota yang sedang berada di puncak kejayaan gerakan independent (indie), yaitu fenomena dimana anak anak muda pada saat itu mulai berani membuat sesuatu sendiri daripada hanya menjadi konsumen produk luar negeri, dan Vidi dengan latar belakang pendidikan desain dan aktif di skena musik pun memiliki ketertarikan yang sama.
Dan dengan ketertarikan tersebut, dirinya bersama dengan rekan rekannya pun ingin menciptakan sebuah kanal untuk menuangkan ide ide visualnya yang tidak lazim ditemukan pada brand fashion arus utama saat itu. Oleh sebab itu bermula dari empat anak muda yang penuh semangat dan disatukan oleh kecintaan pada musik pun berusaha untuk membalas budi pada akarnya tersebut melalui produk dan peluang yang diwujudkan melalui brand Maternal Disaster tersebut, karena tujuan mereka membangun Maternal Disaster ini adalah untuk membangkitkan emosi melalui desain budaya anak muda.
Yang mana adanya hal tersebut pun sejalan dengan nama “Maternal Disaster” yang mereka pilih sebagai identitas diri mereka, yang secara garis besar dipilih karena mencerminkan estetika yang mereka usung. dalam melahirkan brand ini yang diketahui dipicu oleh kedekatan para pendirinya dengan skena musik ekstrem seperti Hardcore, Metal, dan Punk. Dan berkat konsistensi juga dedikasinya tersebut wajar saja bukan jika Maternal Disaster ini pun mampu bertahan hingga lebih dari 20 tahun dengan ketahanan pada akar komunitas musik dan desain yang konsisten sebagai brand lokal yang disegani di Indonesia.
Terlebih dengan akar subkultur yang mereka usung, yang bersumber dari musik hardcore dengan penggunaan vibe visual dark, karena produknya didominasi oleh warna hitam sebagai pondasi utama dan dikenal merupakan warna yang abadi, netral, namun penuh pernyataan. Hal tersebut pun tentu saja juga dianggap membuat keberadaan brand fashion lokal Maternal Disaster ini lebih relevan dengan konsep Hardcore, Metal, dan Punk juga dengan selera gaya anak muda jaman sekarang. Apalagi adanya hal itu pun didukung pula oleh karakteristik khas yang dimiliki oleh brand ini,
Karena dapat diketahui jika awal mula penciptaan karya produknya, mereka memulai dengan mencetak kaos dengan desain grafis yang sangat detail dan rumit, yaitu sesuatu yang kemudian menjadi ciri khas mereka dan membuat Maternal Disaster berhasil “lahir” serta bertahan melewati dua dekade sebagai bukti keberhasilan konsistensinya sejak 2003 hingga sekarang, yang diketahui tidak pernah mengubah arah estetikanya hanya untuk mengikuti tren pasar, dan tetap bertahan dengan warna hitam juga detail ilustrasi yang rumit dengan konsep Independen, Gelap, dan Berbahayanya.
Tapi lebih dari itu, adapun alasan dibalik kenapa bisa Maternal Disaster ini dianggap pula sebagai salah satu “orang tua” atau pionir yang membuktikan bahwa brand lokal bisa memiliki karakter yang sangat spesifik (niche) dan bisa sukses secara komersial tanpa harus mengorbankan idealisme seni mereka, pun umumnya juga didasarkan pula oleh bagaimana Vidi dan rekan rekannya yang memperkuat kelahiran brand ini dengan keterlibatan mereka dalam mendukung band band lokal, dengan mensponsori musisi atau berkolaborasi dalam pembuatan merchandise sebagai bagian infrastruktur skena musik itu sendiri.
Keunggulan Karakter Maternal Disaster:
Secara garis besar, tidak dapat dipungkiri jika keberadaan dari brand fashion lokal Maternal Disaster ini diibaratkan seperti sudah menjadi bagian dari cara hidup anak muda dan anak band hardcore jaman sekarang, dan bukan lagi hanya sekadar gaya berpakaian saja. Bahkan dapat dikatakan jika Maternal Disaster ini pada dasarnya juga sudah memiliki posisi yang sangat spesifik di industri fashion Indonesia dengan keunggulan mutlak mereka yang berorientasi pada integritas, karena mereka tidak pernah takut kehilangan pembeli yang tidak suka warna hitam, dan tau jika mereka pun memiliki pengikut setia.
Oleh sebab itu, meskipun saat ini banyak brand lokal bermunculan dengan kualitas yang baik, namun Maternal Disaster yang secara keseluruhan dikenal memiliki beberapa “senjata” atau nilai unik yang sulit direplikasi oleh kompetitornya, tentu tidak pernah khawatir akan posisinya di tengah industri fashion lokal. Dan adapun beberapa senjata” atau keunggulan utama dari Maternal Disaster yang membedakannya dari brand lokal lainnya tersebut, diantaranya adalah sebagai berikut ini:
Desain yang Konsisten dan “Berani”
Sebagai fashion brand lokal yang memiliki ciri khas gayanya sendiri, yaitu dengan grafisnya yang gelap (dark), bertema macabre, dan ilustrasi yang sangat detail di tengah tren fashion yang sering berubah ubah dan bahkan didominasi oleh tren minimalis atau warna cerah. Secara tidak langsung memang membuat koleksi produk besutan Maternal ini selalu tampak stunning, bahkan berkat konsistensinya itu juga lah yang kemudian membuat mereka dianggap sebagai pionir dan tetap dicari, khususnya mereka yang tertarik pada brand ini karena tetap setia di jalur “hitam” dan estetika undergroundnya.
Karena tidak dapat dipungkiri, saat banyak brand fashion lokal berganti-ganti konsep setiap musim, misalnya mengikuti tren warna pastel, earth tone, atau gaya minimalis, dapat dipastikan jika Maternal Disaster ini tetap teguh di jalur monokromatik (hitam dan putih), sehingga menjadikannya berhasil membangun reputasi sebagai brand yang “konsisten dan berani”, karena mereka tidak pernah berkompromi dengan identitas mereka demi mengejar tren pasar yang sedang populer. Oleh sebab itu, wajar saja bukan jika Maternal Disaster ini pun dikenal memiliki customer setia dan pasarnya sendiri.
Apalagi tidak dapat disangkal pula, jika berkat konsistensinya dalam mempertahankan estetika dan karakternya itu juga lah yang kemudian membuat mereka lebih terpercaya, dan keberaniannya dalam meneruskan vibe visual dark dengan detail rumitnya lah yang menjadikan mereka punya karakter sendiri di tengah industri yang penuh dengan “peniru”. Dan didasarkan oleh alasan itu juga lah, brand lokal seperti Maternal ini bisa tetap menjadi kiblat bagi mereka yang merasa bahwa fashion adalah tentang pernyataan sikap yang tajam dan tidak kompromistis.
Kedalaman Narasi dan Koneksi Subkultur
Dikenal sebagai brand fashion yang tidak hanya sekadar menjual pakaian, tetapi juga menjual identitas, secara tidak langsung memang membuat keberadaan mereka memiliki spotlightnya sendiri. Dan adanya pernyataan tersebut pun tentu saja juga dipengaruhi kuat oleh bagaimana hubungan mereka dengan skena musik underground (Hardcore, Metal, Punk) sendiri, yang dalam hal ini bukan hanya sekadar taktik marketing, melainkan juga merupakan akar asli sang pemilik, yang dijadikan sebagai bukti dari kedalaman narasi sekaligus koneksi subkulturnya yang kuat juga mendominiasi.
Dimana adanya pernyataan tersebut pun diketahui tidak hanya di usahakan oleh Maternal Disaster ini melalui kualitas grafis dan ilustrasi yang high detail yang memiliki spesialisasi seni macabre, gothic, dan dark arts. Melainkan lebih dari itu mereka pun diketahui juga menguatkan kedalaman narasi serta koneksi dengan subkultur melalui tindakan atau langkahnya dalam mensponsori band untuk promosi pula. Karena tidak dapat dipungkiri jika koneksi subkultur melalui cara tersebut sebetulnya juga adalah aset tak berwujud yang membuatnya mampu bertahan dalam komunitas underground selama ini.
Diversifikasi Produk yang “Out of the Box”
Jika brand brand yang mengusung konsep streetwear lain biasanya hanya berputar di kaos, hoodie, dan celana, maka lain halnya dengan brand fashion lokal satu ini. Karena seperti dapat kita ketahui bersama jika Maternal Disaster ini hendaknya memang adalah salah satu fashion brand yang justru berani masuk ke lini produk gaya hidup yang sangat tidak lazim namun tetap dengan estetika gelap mereka. Dimana karena tindakannya itu juga lah, Maternal Disaster ini dinilai memiliki keunggulan dalam diversifikasi produk yang berani untuk “menghitamkan” segala aspek kehidupan penggunanya.
Yang mana, diversifikasi out of the box tersebut pun tentu saja bisa dianggap unggul karena Maternal tidak hanya menjual apa yang dipakai orang saja tapi mereka juga menjual bagaimana orang tersebut hidup, dengan membuktikan bahwa estetika gelap dan idealisme subkultur bisa diterapkan pada piring makan hingga sprei tempat tidur tanpa terasa aneh bagi komunitasnya. Oleh sebab itu jika brand fashion lain biasanya hanya berhenti di kategori pakaian (apparel) dan aksesori standar (topi atau tas), maka Maternal bisa melangkah lebih jauh ke wilayah yang disebut sebagai lifestyle goods.
Dan didasarkan dari diversifikasi mereka yang dianggap out of the box serta menjadi bagian dari keunggulan kompetitifnya, wajar saja bukan jika Maternal pun kemudian dinilai berhasil membawa estetika underground dari jalanan ke dalam rumah, sehingga para konsumen tidak hanya memakai Maternal saat keluar rumah, tapi juga dikelilingi oleh identitas brand tersebut saat mereka tidur atau beristirahat. Dimana adanya hal tersebut pun tentu saja akan menciptakan kesan bahwa Maternal adalah sebuah “ekosistem” yang mengaburkan batas fashion dengan koleksi seni.
Reputasi sebagai Pionir (The First Mover)
Saat Maternal lahir di tahun 2003, kebanyakan brand lokal di Bandung (distro) masih berkutat pada desain yang berwarna warni, tipografi simpel, atau gaya skater. Namun dengan berani dan konsistensi tinggi Maternal datang dengan konsep serba hitam dan ilustrasi yang sangat detail, dan membuat mereka secara tidak langsung telah menetapkan “standar” bagaimana sebuah brand dark streetwear seharusnya terlihat, dan hal itu juga lah yang membuat setiap rilisan Maternal selalu memiliki nilai lebih di mata kolektor, karena yang mereka beli bukan sekadar kain dan tinta, tapi perjalanan subkultur juga.
Terlebih adanya hal tersebut pun diketahui didukung pula oleh bagaimana pada dunia branding, ada hukum yang menyebutkan bahwa lebih baik menjadi yang pertama daripada menjadi yang lebih baik. Dan sebagai pionir, nama Maternal Disaster tentu saja sudah melekat kuat di otak anak muda sebagai “brand hitam” atau “brand underground”, dan karena dampak dari hal tersebut membuat Maternal ini bisa menjadi “Top of Mind” dalam, tentu secara tidak langsung akan membuat Maternal tidak perlu mengeluarkan biaya iklan sebesar brand baru untuk sekadar memperkenalkan diri saja.
Hadir dengan gaya skena dan berkiblat pada underground style, secara tidak langsung memang membuat Maternal Disaster begitu populer, khususnya bagi kalangan anak muda. Namun taukah anda, jika selain produk brand ikonik seperti Maternal ini, kini kita pun juga bisa melakukan pengadaan serupa tapi dengan cara yang lebih personal menggunakan spesifikasi sesuai keinginan serta kebutuhan komersial, yaitu secara custom pada sebuah jasa pembuatan tas terbaik juga terpercaya seperti Karya Bintang Abadi yang dikenal memiliki hasil memuaskan untuk berbagai jenis peruntukkan komersil.
Karena tidak dapat dipungkiri jika nama Karya Bintang Abadi ini bisa dibilang memang adalah salah satu contoh jasa pembuatan tas custom yang dikenal selalu menawarkan berbagai kemudahan, kelebihan serta benefit, baik itu berkaitan dengan detail produk terbaik, kualitas terjamin, cara pemesanan mudah, proses produksi cepat, pengiriman barang aman, hingga harga terjangkau yang dapat disesuaikan dengan anggaran customer karena akan dibuat by request, sehingga kualifikasinya tentu akan lebih sesuai dengan standar customisasi yang dibutuhkan oleh customer.
Karena dapat diketahui jika Karya Bintang Abadi ini hendaknya memang selalu menjamin kepuasan customernya tidak hanya melalui tas dengan detail tampilan terbaik, kualitas serta kuantitas terjamin, proses pengerjaan cepat, dan harga terjangkau yang dapat sesuaikan dengan request juga budget saja, tetapi juga selalu aware dengan kredibilitas serta kekonsistenannya yang membuatnya dijamin mampu untuk menangani berbagai macam kebutuhan customer akan tas custom, baik secara online maupun offline, dan cara proses pemesanan aman dan cara pemesanan mudah serta cepat.
Dan dengan mengandalkan segala macam keunggulannya tersebut, tunggu apalagi? Segera hubungi CS Karya Bintang Abadi untuk menyelesaikan segala permasalahan dan kebutuhan anda akan tas custom dengan hasil yang memuaskan. Apalagi sebagai pabrik tas custom andalan, mereka pun juga tidak pernah lupa untuk memberikan pelayanan terbaik melalui cara pemesanan aman, cepat dan mudah, baik secara online maupun offline, yang tentu saja semakin membuatnya pantas dianggap sebagai pabrik tas custom terbaik dengan kualitas tas yang unggulan sekaligus memuaskan.




