Meskipun secara teknis keberadaan dari label tas umumnya memang tidak termasuk ke dalam jenis komponen yang berperan penting dalam menopang kekuatan struktur tas, karena sebuah tas pun pada dasarnya tetap bisa berdiri kokoh serta berfungsi penuh untuk menampung barang walaupun tidak disertai dengan adanya label. Namun tetap saja tidak dapat dipungkiri, jika keberadaan dari adanya sebuah desain label tas ini hendaknya memang memiliki fungsi atau peran tersendiri, yang jika dilihat dari anatomi fashion secara utuh dapat dikatakan jika label tas ini pun termasuk komponen penting.
Karena meskipun secara sederhana dapat diketahui, jika yang maksud dengan sebuah desain label tas sendiri pada dasarnya merupakan gambaran bagi elemen penanda yang umumnya akan dipasang pada bagian luar atau dalam sebuah tas, dengan maksud untuk mengidentifikasi merek, memberikan informasi produk, sekaligus menjadi bagian dari estetika desain tas tersebut. Tetapi tetap saja, peran keberadaan dari adanya sebuah label tas ini, utamanya bagi tas besutan merek merek ternama, biasanya memang akan masuk ke dalam kategori pengadaan bagian yang krusial pada suatu proses produksi tas.
Bahkan jika dipandang dari sudut desain produk serta nilai industri, bisa dibilang keberadaan desain label tas bagi sebuah tas ini pun pada dasarnya bukan hanya sekadar potongan kain atau pelat logam penanda merek. Melainkan lebih dari itu, khususnya dalam hal ini bagi lingkup industri fashion modern, dapat dikatakan jika peran keberadaan label tas ini pada dasarnya juga adalah bagian dari jantung narasi visual sebuah produk, yang nantinya akan berfungsi khusus sebagai jembatan yang menghubungkan fungsi mekanis tas dengan nilai emosional, prestise, dan identitas personal penggunanya.
Oleh sebab itu, wajar saja bukan jika komponen tas yang dikenal memiliki bentuk desain sederhana dan ukuran kecil dengan penempatan tersembunyi ini pun diketahui termasuk ke dalam kategori komponen yang sangat penting bagi sebuah anatomi fashion secara utuh. Terlebih, selain daripada itu, dapat dikatakan pula jika bagi para desainer produk dan pelaku bisnis, keberadaan dari adanya label tas ini pun pada dasarnya juga adalah komponen wajib yang harus diperhatikan pengadaannya, karena akan bertugas untuk menyempurnakan konstruksi fisik menjadi produk siap jual dengan nilai jual tinggi.
Daftar Isi
ToggleDesain Label Tas: Simbol Status dan Estetika

Secara garis besar, dapat dikatakan jika keberadaan dari adanya desain label tas pada konstruksi sebuah tas, pada dasarnya memang tidak lagi hanya dianggap sekadar sebagai potongan kain atau pelat logam penanda merek. Melainkan lebih dari itu, khususnya dalam industri fashion modern dan merek mewah, dapat dikatakan jika peran keberadaan dari salah satu komponen kecil tas ini pun sebetulnya memang dapat diibaratkan seperti jantung dari narasi visual sebuah produk, yang secara tidak langsung akan mengidentifikasi sebuah kelas sosial, standar kualitas, hingga preferensi estetika sebuah produk tas.
Peran dan Fungsi Desain Label Tas:
Namun karena kompleksitas dari peran keberadaannya itu juga lah, biasanya secara garis besar, peran dan fungsi dari adanya sebuah desain label tas pada suatu produk tas umumnya dapat dibagi menjadi dua sudut pandang utama, yaitu dari dari sisi bisnis dan pemasaran (branding) serta dari sisi fungsional dan konsumen. Dimana, adapun berikut ini adalah sedikit penjabaran lengkap mengenai apa saja peran dan fungsi utama dari adanya sebuah label pada tas, yang menarik untuk disimak dan diketahui:
Dari Sisi Bisnis, Pemasaran, dan Branding
Identitas Merek (Brand Identity & Awareness)
Dikenal sebagai salah komponen yang begitu vital sebagai bagian dari identitas merek (Brand Identity) dan kesadaran merek (Brand Awareness), bisa dibilang hal tersebut memang gambaran utama dari fungsi paling mendasar yang dimiliki oleh sebuah label tas. Dimana adanya pernyataan tersebut pun tentu saja sesuai dengan bagaimana hakikatnya tas sendiri yang dalam hal ini dikenal sebagai produk fashion bersifat highly visible, dan umumnya akan membutuhkan adanya desain label tas pada bodynya untuk mempertegas brand identity maupun awarenessnya, sekaligus menjadi brand equity karena label tersebut akan mentransfer seluruh reputasi baik yang dimiliki perusahaan langsung ke produk tersebut.
Diferensiasi Produk (Pembeda dari Kompetitor)
Di tengah fenomena trend setter model tas, yang membuat setiap merek setidaknya memiliki beberapa koleksi tas dengan desain dan warna yang mirip atau masih dari turunan konstruksi dasar sama, secara tidak langsung memang telah membuat kehadiran sebuah label berhasil menjadi salah satu pembeda yang tegas antara produk satu dengan produk lainnya. Dimana adanya hal tersebut pun tentu saja dikarenakan sebuah desain label tas yang biasanya dianggap dapat membawa karakter unik, nilai estetika khas, dan filosofi dari brand yang membuatnya tidak bisa disamakan dengan produk massal tanpa merek (unbranded), sekaligus juga merupakan komponen yang dapat menyelamatkan sebuah tas dari status “barang tiruan tanpa nama” dan mengangkatnya menjadi produk orisinal dengan identitas.
Dongkrak Nilai Jual (Value Creator)
Dengan bentuk serta ukurannya yang bisa dibilang sangat minimalis, siapa sangka jika keberadaan dari adanya desain label tas ini pada dasarnya dikenal memiliki kekuatan psikologis yang kuat pula untuk mengubah persepsi nilai sebuah barang. Dan adanya hal tersebut, umumnya dapat dibuktikan dari bagaimana tas yang dibuat dengan material dan jahitan yang sama persis akan memiliki potensi untuk dijual dengan harga lebih tinggi ketika diberi label merek ternama. Karena tidak dapat dipungkiri, jika keberadaan dari desain label tas ini pada dasarnya memang akan mentransformasikan tas dari sekadar “alat pengangkut barang” menjadi “produk fashion bernilai investasi” dengan value creator yang berhasil mendongkrak nilai jual tas bisa jauh melampaui nilai fisik materialnya.
Simbol Status dan Gaya Hidup (Status Symbol)
Selain bisa menjadi penanda dari identitas merek, dapat diketahui jika peran keberadaan dari adanya sebuah desain label tas pun hendaknya juga dinilai dapat menjadi simbol status dan gaya hidup bagi pemiliknya pula. Bahkan dapat dikatakan jika bagi beberapa konsumen, label tas terutama di bagian eksterior merek merek mewah, sering kali difungsikan sebagai media untuk menunjukkan status sosial, selera fashion, kelompok komunitas, atau gaya hidup mereka. Oleh sebab itu, dalam masyarakat modern ini sangat wajar jika keberadaan dari sebuah label tas diibaratkan seperti membeli reputasi, identitas, dan rasa memiliki (sense of belonging) yang terpancar dari sebuah desain label.
Dari Sisi Fungsional, Teknis, dan Konsumen
Jaminan Keaslian (Authenticity & Anti-Counterfeiting)
Pada industri tas premium dan mewah, dapat diketahui jika peran dari adanya sebuah desain label tas (baik berupa pelat logam, cetakan kulit, maupun label tenun di dalam tas) umumnya memang sengaja dirancang dengan tingkat presisi yang sangat tinggi. Bahkan banyak diantara mereka yang sering kali membuat label tas yang memuat nomor seri unik, kode QR, atau detail jahitan khusus yang sulit ditiru. Dimana adanya usaha tersebut pun tentu saja dikarenakan keberadaan label tas ini yang diketahui berfungsi sebagai bukti keaslian produk.
Karena dalam industri fashion, khususnya pada segmen premium, kurasi desainer, hingga luxury market, pemalsuan produk memang adalah ancaman terbesar yang dapat merusak reputasi merek dan merugikan konsumen. Dan di sinilah label tas memegang peran yang sangat vital, karena bukan lagi hanya berperan sekadar sebagai elemen estetika, melainkan juga sekaligus bertindak sebagai “fitur keamanan” atau benteng pertahanan utama untuk menjamin bahwa produk tersebut 100% asli, dan dapat diibaratkan sebagai tanda tangan resmi dari sang desainer yang menegaskan eksklusivitas produk.
Media Informasi Produk (Informative Function)
Secara keseluruhan, sebetulnya dapat diketahui jika macam macam dari jenis desain label tas pada dasarnya memang memiliki look yang sangat beragam, dan selain label dengan fungsi sebagai brand identity, dapat diketahui jika ada pula jenis label tas yang memiliki fungsi atau berisikan Informasi produk (Informative Function), dan tentu saja hal tersebut berfungsi utama untuk memberikan informasi teknis yang krusial bagi konsumen, seperti komposisi material yang menjelaskan bahan luar dan dalam tas, atau bahkan country of origin, yaitu keterangan tempat tas tersebut diproduksi, karena terdapat beberapa merek kenamaan yang memiliki pabrik di berbagai negara bagian.
Panduan Perawatan (Garment Care Guide)
Karena penggunaan jenis material pada setiap seri tas umumnya akan berbeda beda, tergantung pada desain konstruksi, model, bentuk, hingga tujuan penggunaan, maka dapat diketahui jika setiap koleksi produk yang dihadirkan pun hendaknya akan membutuhkan adanya perlakuan berbeda. Yang dalam hal ini sendiri dapat dilihat dari keberadaan desain label tasnya, khususnya label tas yang berisikan panduan perawatan atau garment care guide, dan biasanya terdiri dari list yang memberikan instruksi visual (simbol) atau tulisan tentang cara membersihkan tas dengan benar untuk menjaga durabilitas dan umur konstruksi tas agar tidak rusak akibat kesalahan pengguna.
Sentuhan Akhir Estetika (Focal Point)
Walaupun menjadi komponen kecil yang secara umum biasanya tidak memiliki ukuran besar, tetapi sangka jika bagi beberapa merek fashion, khususnya merek fashion kenamaan dan mewah, keberadaan dari adanya desain label tas ini hendaknya juga dinilai memiliki peran serta fungsi utama sebagai elemen pemanis atau titik pusat perhatian (focal point). Oleh sebab itu, untuk mendukung peran juga fungsinya ini, biasanya merek merek fashion tertentu akan sengaja menggunakan label logam yang berkilau, label kulit yang elegan, atau label kain yang minimalis dan sengaja dirancang untuk menyatu dengan desain tas, guna memberikan kesan yang rapi, profesional, dan “selesai” (finished product).
Jenis Jenis Desain Label Tas:
Jika berbicara tentang desain label tas yang dikenal memiliki kompleksitas peran serta fungsi beragam, tentu dapat disimpulkan jika dalam industri pembuatan tas sendiri, kehadiran dari adanya desain label pada sebuah tas hendaknya memang tidak hanya dibedakan berdasarkan apa yang tertulis di atasnya saja, mulai itu dari material, teknik pembuatan, dan impresi visual yang dihasilkan.
Karena secara keseluruhan sendiri, dapat diketahui jika penggunaan label pada tas tersebut umumnya akan didasarkan pula oleh pemilihan jenis label, yang dalam hal ini dinilai bisa sangat memengaruhi karakter, kelas, dan harga jual sebuah tas. Dan adapun berikut ini adalah beberapa macam jenis desain label tas yang diketahui umum digunakan di industri fashion beserta penjelasannya:
Label Logam (Metal Label atau Plate)

Label logam atau kerap juga disebut dengan istilah metal label atau plate, adalah jenis label yang umumnya dikenal memiliki ciri khas berbentuk pelat pipih dan sesuai dengan namanya, label tas ini hendaknya memang diketahui terbuat dari material logam atau paduan logam (aloi), dan bisa bisa bertindak seperti sebuah perhiasan karena memiliki wujud berupa emblem keras. Dimana untuk proses pengaplikasian merek pada label logam ini sendiri, biasanya akan menggunakan teknologi casting, grafir laser, atau embossing untuk menghasilkan detail logo yang presisi, permanen, dan tidak bisa terkelupas.
Selain itu dapat diketahui pula, karena sifatnya yang kaku biasanya pemasangan label logam ini tentu saja tidak bisa dijahit langsung seperti kain. Oleh karena itu, proses pemasangan jenis desain label tas ini umumnya akan memerlukan komponen tambahan di bagian belakang pelat, seperti klip (kaki logam tipis di belakang pelat yang ditusukkan menembus kain tas, lalu ditekuk di bagian dalam untuk mengunci), sekrup kecil (memasang pelat menggunakan baut atau sekrup mini tersembunyi), dan lubang jahit (biasanya terletak ddi sudut sudut pelat logam agar jarum bisa mengikatnya ke badan tas)
Dan didasarkan pada penggunaan logam sebagai bahan baku utama pembuatan jenis label ini, dapat diketahui jika jenis label logam ini pun hendaknya memiliki sifat fisik dan visual yang sangat distingtif dibandingkan jenis label lainnya, katakan saja seperti label ini yang lebih kokoh dan berbobot sehingga tidak bisa robek, kusut, atau luntur, serta sangat tahan terhadap benturan fisik. Memiliki look finish yang berkilau karena dibuat dengan jenis logam berwarna, mewah, seperti shiny gold, silver atau chrome, rose gold, hingga gunmetal dengan finish glossy atau bertekstur brushed.
Maka dari itu, dengan pilihan warna yang beragam dan mewah tersebut, penggunaan jenis label tas ini umumnya dianggap mampu menghasilkan estetika dengan kesan mahal dan eksklusif, serta potongan garis tegas yang memberikan aura rapi, serius, dan matang. Dimana didasarkan oleh kesan kesannya itu juga lah, label logam ini umumnya dianggap menjadi komponen wajib pada jenis tas wanita formal (hardcase atau semi-structured), tas pesta atau minaudière, hingga executive briefcase dan attache case yang biasanya membutuhkan adanya kesan profesional, tangguh, berwibawa dan berkelas.
Label Kulit (Leather Patch)

Label tas yang dibuat dari bahan kulit atau kerap juga disebut dengan istilah leather patch, dalam hal ini dikenal sebagai jenis label tas yang memanfaatkan potongan kulit sebagai bahan utamanya. Dimana adanya informasi seperti nama merek, logo, atau simbol estetika biasanya akan diaplikasikan di atas permukaan kulit tersebut menggunakan teknik penekanan khusus, bukan dicetak dengan tinta cair biasa. Dan di industri fashion serta pembuatan tas, leather patch ini biasanya dianggap sebagai salah satu jenis label kelas atas karena mampu memberikan sentuhan fisik premium alami bergaya rustic.
Apalagi selain daripada itu, dapat diketahui pula jika jenis label kulit ini pun hendaknya memiliki sifat fisik dan visual yang sangat distingtif dibandingkan dengan label kain atau logam, dengan teknik aplikasi desain yang khas namun beragam, mulai itu dari teknik Embos, yaitu mengecap kulit menggunakan klise logam panas sehingga menghasilkan efek logo yang tenggelam (deboss) atau menonjol (emboss). Teknik hot stamping, yaitu teknik deboss yang dikombinasikan dengan lapisan kertas foil perak atau emas, sehingga logo terlihat berkilau di atas tekstur kulit. Serta teknik garfir laser.
Selain itu, dapat diketahui jika jenis desain label tas versi kulit ini pun juga dikenal mampu untuk menghadirkan kesan mewah yang ikonik, karena khusus untuk label yang menggunakan kulit asli (terutama jenis vegetable-tanned leather atau kulit nabati), warnanya bisa berubah menjadi lebih matang, eksotis, dan mengilat seiring waktu dan paparan sinar matahari. Oleh sebab itu penggunaan jenis ini biasanya banyak dipakai untuk jenis tas seperti Backpack atau Rucksack bergaya rustic, tas dengan model messanger bag dan sling bag, serta tas tas sejenis yang memiliki konsep vintage elegan.
Label Tenun (Woven Label)

Desain label tas dengan jenis label tenun atau woven label adalah jenis label selanjutnya yang juga dikenal memiliki penggunaan populer. Dibuat melalui proses menenun jalinan benang (biasanya benang poliester, katun, atau satin) menggunakan mesin tenun industri khusus untuk membentuk logo, teks, atau gambar yang diinginkan. Dapat dikatakan jika jenis label tas ini pada dasarnya memang berbeda dengan label cetak (printed label) yang logonya dibuat dengan cara disablon, serta menggunakan tinta di atas pita kain datar, sehingga warna dan detail logo muncul murni dari kombinasi dan kerapatan benang
Oleh sebab itu, dengan karakteristiknya tersebut, tentu sangat wajar bukan jika jenis label satu ini pun sering kali dijadikan sebagai salah satu opsi terbaik ketika sebuah brand tas menginginkan label eksterior yang tahan lama, memiliki estetika kasual yang kuat, namun tetap ekonomis dalam produksi massal. Dimana adanya hal tersebut pun tentu saja tidak terlepas begitu saja dari keberhasilannya dalam memadukan fungsi identitas dengan daya tahan fisik yang selaras serta umur pakai tas itu sendiri, yang diketahui didukung pula sifat fleksibel, yang membuatnya mudah dijahit di berbagai lekukan tas.
Dan dikarenakan karakternya yang kasual, dinamis, dan sangat tangguh, itu juga lah woven label ini umumnya diketahui banyak diaplikasikan secara luas pada jenis-jenis tas seperti tas kasual berupa totebag berbahan kanvas, blacu, atau corduroy untuk memberikan kesan produk yang rapi dan siap jual. Atau bisa juga pada tas punggung urban yang ingin mempertegas kesan kasual, ramah, dan fungsional. Serta tas distro atau tas olahraga yang membutuhkan komponen tahan banting dan mudah dibersihkan, juga membutuhkan yang tahan terhadap cipratan air, dengan konstruksi fleksibel.
Label Cetak atau Sablon (Printed Label)

Berbeda dengan jenis label woven, jenis desain label cetak atau printed label ini pada dasarnya adalah jenis label yang secara umum memang dibuat dengan cara mencetak atau menyablon logo di atas pita kain matang seperti satin, nilon, katun, atau pita tafeta menggunakan tinta khusus tekstil, melalui mesin cetak rotary, sablon manual, atau cetak digital. Oleh sebab itu, secara keseluruhan dapat dikatakan jika label logam dan kulit diibaratkan seperti “perhiasan” untuk mendongkrak visual luar tas, maka jenis label cetak ini seperti “ensiklopedia” di dalam tas.
Karena tidak dapat dipungkiri, jika peran utama dari penggunaan jenis label tas satu ini hendaknya bukan untuk memamerkan kemewahan di luar, melainkan untuk memberikan informasi teknis dan legalitas secara detail, bersih, dan nyaman bagi pengguna tas. Maka dari itu, secara keseluruhan label jenis ini pun hendaknya terkenal dengan ciri khasnya yang selalu memiliki tekstur halus dan lembut sehingga nyaman saat tersentuh, memiliki ketajaman detail yang tinggi, dan sangat memungkinkan untuk pencetakan desain yang kompleks, mulai dari gradasi sampai warna rumit.
Yang mana, didasarkan oleh sejumlah karakteristiknya yang informatif dan lembut, peran keberadaan printed label ini pun secara umum dikenal memiliki spesialisasi penempatan dan penggunaan pada jenis-jenis tertentu, katakan saja seperti diaplikasikan pada bagian interior dihampir semua jenis tas, karena akan bertindak sebagai label instruksi perawatan yang menampilkan simbol cara mencuci dan merawat tas, sebagai label komposisi bahan yang akan menjelaskan material luar dan dalam, hingga sebagai label informasi legal yang menampilkan negara pembuat atau nomor registrasi pabrik.
Label Karet (Silicone Patch)

Adalah jenis label tas modern yang terbuat dari bahan polimer elastis seperti karet sintetis, PVC fleksibel, atau silikon cair, dan diproduksi menggunakan teknik cetakan injeksi (injection molding). Secara tidak langsung memang membuat jenis label ini akan tampak sangat berbeda jika disandingkan dengan jenis label kain atau logam yang biasanya memiliki permukaan datar. Mengingat label karet yang dibuat dengan menuangkan material cair ke dalam cetakan sesuai logo, memang memiliki hasil akhir unik dengan efek tiga dimensi (3D) yang tampak timbul, tegas, dan bertekstur kenyal.
Oleh sebab itu, dengan sifat fisik yang sangat unik jika dibandingkan dengan material label lainnya, itu lah yang kemudian keberadaan jenis desain label tas silicone ini dianggap futuristik dan sangat cocok untuk diandalkan guna desain desain tas modern. Apalagi selain memiliki karakteristik paling menonjol dengan tekstur yang timbul, jenis label tas ini pun hendaknya juga dikenal sangat tangguh karena tidak bisa terkelupas seperti kulit imitasi, dan tidak akan berkarat seperti logam. Selain itu, warna yang dihasilkan jenis ini pun biasanya juga bisa sangat cerah, pekat, kontras, dan tidak akan pudar.
Maka dari itu, didasarkan pada karakteristiknya yang kasual, tangguh, dan tahan cuaca, label karet atau silicone label ini umumnya memang dianggap tidak cocok untuk diterapkan pada jenis tas formal atau tas pesta, melainkan menjadi primadona untuk kategori tas olahraga, taktis dan aktivitas luar ruangan karena tidak akan rusak saat tas terkena air atau harus dicuci secara agresif, untuk urban bag karena memiliki elemen desain yang berani, mencolok, dan futuristik, juga tas anak anak atau school bag karena karet yang kenyal tentu lebih aman dan bisa dibentuk menjadi karakter kartun berwarna warni.
Selain dapat menyatakan identitas dan sarana untuk mencantumkan segala macam informasi terkait tas, tidak dapat dipungkiri jika keberadaan dari label tas ini pun hendaknya juga dinilai dapat memperindah tampilan produk tas menjadi tampak lebih eyecatching. Dan dikarenakan oleh hal tersebut maka wajar saja buka jika keberadaan dari label tas ini pun kemudian juga sangat terkenal dikalangan pembuatan tas, tidak terkecuali tas guna keperluan komersil, yang kini diketahui dapat dibuat secara custom pada sebuah jasa pembuatan tas terbaik juga andalan seperti Karya Bintang Abadi.
Karena dapat diketahui jika Karya Bintang Abadi ini dikenal tidak pernah gagal dalam membuktikan kredibilitasnya dengan selalu menyediakan juga menghadirkan spesifikasi produk unggul dengan desain beragam, harga terjangkau hingga kapasitas produksi yang besar selama lebih dari 10 tahun malang melintang dalam dunia jasa pembuatan tas custom di Indonesia. Oleh sebab itu untuk urusan detail tampilan terbaik seperti label tas, hingga kualitas dan mutu terjamin disetiap rancangan tasnya, hingga harga bersaing pun sudah pasti akan didapatkan dari pabrik tas custom ini.
Apalagi sebagai pabrik tas custom terbaik Karya Bintang Abadi pun juga selalu memperhatikan kenyamanan serta keamanan dari proses pemesanan tasnya, karena sudah berlegalitas dan sah secara hukum, serta memiliki cara pemesanan tas mudah dan cepat, baik secara online maupun offline yang akan dibantu langsung oleh customer service ramah juga tanggap dalam membantu segala kebutuhan customer akan pemesanan tas. Jadi tunggu apalagi? Segera hubungi CS Karya Bintang Abadi untuk melakukan pemesanan tas custom guna berbagai keperluan acara agar terasa semakin berkesan.




