5 Perbedaan Bahan Polyester Vs Nylon Untuk Tas

apa itu shopper bag

bagikan artikel ini kepada teman

Jika sedang membicarakan industri fashion, terutama berkaitan dengan produk tas yang memiliki tingkat ketahanan serta kekuatan baik, tentu bahan nylon maupun polyester akan sering disebutkan atau direkomendasikan. Sebagai bahan sintetis buatan manusia yang dihadirkan melalui banyak proses sehingga menghasilkan spesifikasi bahan terbaik, tidak heran bila keduanya kerap dipilih menjadi material dasar pembuatan tas dengan berbagai model dengan kesan compact yang tangguh.

Sering disebut bahkan digunakan, bagaimana karakteristik yang dimiliki oleh kedua bahan ini? Untuk mengetahui secara singkat dan jelas apa saja yang menjadi karakteristik dari kedua bahan unggulan pembuatan tas ini, simak penjelasan berikut:

Bahan Polyester

perbedaan bahan polyester dan nylon

Polyester merupakan salah satu jenis bahan yang komponennya mengandung serat berbahan senyawa kimia berupa ethylene glycol dan asam tereftalat lalu dikombinasikan dengan polyethylene  terephathalate yang berasal dari kandungan minyak bumi. Bahan ini ditemukan pertama kali pada tahun 1939 dan di kembangkan serta disempurnakan bentuk seratnya pada tahun 1941, Hingga pada tahun 1951 mulai di perkenalkan pada publik Amerika.

Saat ini, polyester sendiri sudah terbagi menjadi 3 tipe seperti, Polyethylene Terephthalate (PET), Poly1,4-cyclohexylene dimethylene terephthalate (PCDT), dan Benang sintetis. Selain tipe adapun jenis bahan dari polyester juga di bagi menjadi beberapa, sebut saja seperti jenis bahan woven, bahan Lacoste CVC Pique, bahan PE, dan bahan Lacoste PE Pique yang dibedakan menurut percampuran bahan dan juga finishing pada bahan. Namun secara keseluruhan, polyester memiliki karakteristik bahan seperti:

  1. Tidak mudah kusut: Karena memiliki sifat bahan cukup tebal dan kaku, menjadikan bahan polyester tidak mudah kusut atau berkerut.
  2. Tahan lama: Bahan ini dikenal memiliki ketahanan serta kekuatan yang baik. Seratnya yang rapat dan ketebalan yang pas menahan tas ini dari resiko sobek.
  3. Hidrofobik: Adalah sifat bahan yang tidak banyak dimiliki oleh jenis bahan lain yaitu mudah kering. Sehingga sangat cocok untuk membuat outdoor gear.
  4. Water repellent: Memiliki bahan yang tidak mudah menyerap air, bahkan cenderung menolak air.
  5. Tidak mudah pudar: Dilengkapi dengan kemampuan mengikat warna yang baik, sehingga tas dengan bahan polyester tentu akan memiliki warna yang tidak mudah pudar meski lama digunakan.

Bahan Nylon 

perbedaan bahan polyester dan nylon

Sedangkan untuk nylon sendiri merupakan bahan yang terdiri dari kumpulan polimer sintetik yang bisa disebut sebagai termoplastik atau polimida yang asalnya dari minyak bumi. Pada tahun 1938 serat dari bahan ini digunakan sebagai bulu sikat gigi karena dirasa memiliki tekstur halus juga lembut. Lalu pada tahun 1940 penggunanya mulai dikembangkan menjadi stocking wanita, dan sempat disebut sebagai alternatif pengganti bahan sutra karena tampilan lembut juga mengkilap yang dimiliki.

Hingga saat ini penggunaan bahan nylon semakin bertambah dan beragam, salah satunya sebagai bahan dasar pembuatan tas. Memiliki bahan yang ringan dan tidak terlalu tebal dengan tampilan mengkilap juga cukup lentur menjadikan tas dengan bahan nylon banyak dipilih. Adapun karakteristik yang dimiliki bahan ini sehingga banyak peminatnya, diantaranya:

  1. Ringan dan tipis: Nylon memiliki bobot bahan yang ringan juga tipis, namun dengan sifat bahan seperti ini menjadikan nylon mudah kusut maupun berkerut.
  2. Kuat dan tahan lama: Meskipun tipis namun nylon memiliki bahan yang lentur, sehingga tidak mudah sobek ketika digunakan sebagai tas untuk banyak barang. Waktu penggunanya pun juga terbilang awet serta tahan lama.
  3. Mudah di cuci: Bahan nylon memiliki daya serap yang baik, sehingga akan memudahkan proses pencucian menggunakan air.
  4. Tahan goresan: Karena sifat bahan yang lentur, selain kuat namun juga menjadikan bahan ini tahan terhadap goresan atau abrasi.
  5. Halus dan mengkilap: Dari segi tampilan, nylon memiliki permukaan yang mengkilap dan juga halus, sehingga sangat nyaman apabila digunakan sebagai item fashion yang sering digunakan, contohnya seperti tas.

Itu dia beberapa hal terkait bahan pembuatan serta karakteristik dari bahan polyester maupun nylon. Lalu bagaimana dengan perbedaannya? Apa yang menjadikan kedua bahan ini kerap kali dibanding bandingkan? Simak penjelasan berikut:

5 Perbedaan Bahan Polyester Vs Nylon Untuk Tas

Merupakan bahan yang terbuat dari bahan sintetis dan sepenuhnya buatan manusia, kerap kali membuat polyester dan nylon dibandingkan. Meskipun sebagai material pembuatan tas keduanya memang sama sama unggul dan patut dipertimbangkan. Tetapi nyatanya kedua bahan ini memiliki beberapa perbedaan yang cukup signifikan dari spesifikasinya, yang diantaranya:

1. Perbedaan Tekstur Bahan

Perbedaan bahan polyester dan nylon yang pertama terletak pada tekstur bahannya. Meskipun kedua bahan ini sama sama terbuat menggunakan komponen campuran minyak bumi dalam proses pembuatannya. Namun nyatanya perbedaan keduanya tetap dapat terlihat dengan cukup jelas terlebih pada saat kedua bahan ini disentuh untuk mengecek tekstur yang dimiliki.

Untuk permukaan bahan nylon, bila disentuh akan terasa lebih lembut dan juga licin. Hal ini bisa saja terjadi karena benang yang dimiliki oleh nilon merupakan jenis benang mengkilap dan disusun dengan rapat sehingga menghasilkan permukaan yang kuat namun juga licin. Dan dengan tekstur yang dimiliki, tidak heran bila nilon juga disebut sebagai alternatif dari bahan sutra pada jaman dulu.

Berbeda halnya dengan tekstur permukaan dari bahan polyester yang cenderung lebih kasar dan juga kesat atau tidak semengkilap bahan nilon. Perbedaan jenis benang yang digunakan, komponen campuran, hingga proses pembuatan yang berbeda tentu adalah pengaruh dari perbedaan yang dimiliki kedua jenis bahan ini.

2. Ketebalan Bahan

Ketebalan antara ke dua bahan ini menjadi  perbedaan bahan polyester dan nylon yang selanjutnya. Beberapa orang mungkin melihat kekuatan dan keawetan suatu bahan dari ketebalan yang dimiliki. Dan untuk hal ini faktanya polyester memiliki nilai yang lebih unggul. Bila dibandingkan, nilon memang memiliki ketebalan yang lebih tipis dari bahan polyester. Hal ini menjadikan nylon mudah kusut atau berkerut tetapi lebih lentur dan juga ringan sebagai sifat bahan.

Sedangkan untuk bahan polyester, seperti sudah disebutkan sebelumnya bila bahan ini memiliki nilai lebih unggul, dengan memiliki bahan lebih tebal karena biasanya di lapisi campuran bahan PVC guna memperkuat struktur bahan. Dan dengan ketebalan yang dimiliki, tentu polyester memiliki sifat bahan lebih kaku, namun tidak mudah kusut dan juga lebih berbobot bila dibanding nylon.

3. Tingkatan Resistensi Bahan

Perbedaan bahan polyester dan nylon selanjutnya terletak pada tingkat resistensi yang dimiliki oleh kedua jenis bahan tersebut. Perbedaan ini terbentuk dikarenakan jenis komponen yang digunakan dalam pembuatan kedua bahan ini. Nylon biasanya terbuat dari poliamida yang terkandung dalam minyak bumi dan menghasilkan tampilan permukaan lebih mengkilap. Kandungan bahan ini membuat bahan nylon kuat dengan resistensi baik, namun tidak sebaik polyester.

Dengan adanya kandungan poliamida yang dimiliki oleh nylon, menjadikan bahan ini memiliki daya serap terhadap cairan lebih baik, sehingga cocok untuk dipakai membuat bahan pakaian atau lapisan tas. Tetapi sayangnya nylon tidak memiliki kekuatan cukup untuk menahan warna dan juga tidak bisa didaur ulang.

Berbeda halnya dengan nylon, polyester yang dibuat menggunakan kandungan polimer dalam minyak bumi dan dikombinasikan dengan senyawa kimia lain, menjadikan bahan ini memiliki resistensi lebih baik dibanding nylon. Bahan ini juga dapat mengikat warna dengan baik dan anti pudar. Selain itu, bila nylon dapat menyerap cairan dengan baik, berbanding terbalik dengan polyester yang justru menolak air.

Dengan hal ini tentu bahan polyester lebih cocok untuk dijadikan bahan pembuatan tas, terutama tas yang difungsikan untuk berbagai kegiatan outdoor atau alam karena tidak mudah kotor dan dilengkapi dengan sifat water repellent. Terlebih bahan polyester juga masih bisa di daur ulang.

4. Daya Tahan Bahan

Saat sedang memilih tas, tentu daya tahan dari bahan pembuatan yang digunakan menjadi hal penting lainnya yang perlu untuk diperhatikan bukan? Diantara kedua bahan ini, daya tahan yang dimiliki tentu juga memiliki perbedaan.

Untuk daya tahan bahan dari sobekkan sebetulnya baik nylon maupun polyester memiliki tingkatan yang sama baiknya. Hal ini dikarenakan nylon dengan kekuatan bahannya yang lentur sehingga tidak mudah sobek, Sedangkan polyester dengan kekakuan juga ketebalan bahannya yang menjadikan bahan ini kuat dan tidak mudah sobek.

Namun selain dari ketebalan yang dimiliki oleh kedua bahan ini, ada pula faktor lain yang menjadi perbedaan bahan polyester dan nylon dalam hal daya tahan. Nylon memiliki daya tahan terhadap noda atau air lebih rendah, begitu pula untuk daya tahan terhadap suhu panas. Dan kebalikannya untuk bahan polyester yang memiliki daya tahan terhadap air juga suhu panas lebih baik.

5. Cara Perawatan Pada Bahan

Baik bahan nylon maupun polyester sebetulnya memiliki cara perawatan atau membersihkan yang mudah bila dibandingkan dengan bahan lain contohnya seperti kulit. Dapat dicuci menggunakan air untuk melunturkan noda noda membandel, namun yang membedakan keduanya adalah tas dengan bahan nylon tidak dapat di cuci dengan cara dry clean, sedangkan tas berbahan polyester bisa. Hal ini dikarenakan kandungan yang terdapat pada bahan nylon tidak cocok dengan bahan yang digunakan untuk dry clean. Dan bila dipaksakan bukan tidak mungkin bila dapat menyebabkan kerusakan pada tas

Dry clean atau dengan kata lain cuci kering merupakan suatu cara atau metode pencucian tanpa menggunakan air. Dan sebagai gantinya menggunakan cairan PCE (Perkloroetilena) atau Tetrakloroetilena untuk membersihkan kotoran atau noda yang menempel pada bahan dengan alat khusus.

Itu dia beberapa perbedaan bahan polyester dan nylon yang biasanya banyak dijumpai sebagai dasar pembuatan beberapa jenis model tas. Sebelum menentukan pilihan tas mana yang akan dibeli, alangkah baiknya untuk memahami terlebih dahulu perbedaan dari karakteristik kedua jenis bahan tersebut, serta sesuaikan dengan model juga kegunaan dari tas tersebut. Namun bila dilihat secara keseluruhan, bahan polyester agaknya memang memiliki keunggulan tersendiri bila digunakan sebagai tas.

 

Bahan polyester dan nylon merupakan dua jenis bahan yang memiliki tampilan simple juga compact namun tangguh dalam waktu bersamaan. Hal ini menjadikan keduanya banyak digunakan sebagai bahan dasar pembuatan tas berbagai model dengan kesan sporty dan casual yang memiliki fungsionalitas tinggi. Adapun beberapa model tas yang kerap menjadikan nylon dan polyester sebagai bahan dasar pembuatannya adalah seperti model tas ransel, gym bag, travel bag, tas laptop hingga waist bag ataupun cross bodybag.

Dirasa memiliki nilai fungsionalitas serta mobilitas tinggi tentu tidak mengherankan bila model tas tersebut kerap kali dipilih baik untuk menemani aktivitas sehari hari, kado, souvenir bahkan media promosi suatu usaha, terlebih saat ini tas juga sudah bisa di custom agar lebih sesuai dengan kebutuhan. Namun untuk penggunaan tersebut bukankah diperlukan tas dengan kualitas terbaik yang terjamin ketahanan serta kekuatannya saat digunakan. Dalam hal ini memilih secara jeli merk atau pabrik tas custom adalah hal yang harus dilakukan pertama kali.

Dan dari banyaknya penyedia jasa pembuatan tas custom yang ada, tentu akan membuat anda sebagai customer bingung menentukan pilihan tepat. Maka dari itu kami rekomendasikan salah satu pabrik tas custom terbaik di Jogja yang sudah lebih dari 10 tahun dipercaya dan menjadi andalan berbagai client dari seluruh wilayah di Indonesia, siapa lagi kalau bukan Karya Bintang Abadi. Memiliki berbagai koleksi model tas trendi yang dapat di cek pada katalog produk, sebagai referensi bagi anda yang bingung ingin tas dengan desain seperti apa.

Bukan hanya itu, seluruh tas yang diproduksi oleh pabrik tas custom KBA juga selalu dalam kondisi dan mutu terjamin, hal ini dikarenakan pemilihan bahan berkualitas yang digunakan juga pengerjaan oleh tenaga ahli berkompeten di pabrik sendiri. Adapun proses pengerjaan yang dibutuhkan juga tidak lah lama, kurang lebih 14 hari saja atau tergantung dari kesepakatan deadline, jumlah tas, dan juga rumitnya model yang di pilih.

Dibantu oleh para customer service ramah yang akan membuat proses pemesanan tas anda terasa lebih mudah baik secara online maupun offline. Selain itu bagi anda yang berada di luar Jogja, tentu tidak perlu khawatir dengan proses pengiriman pesanan tas, karena kami akan membantu memastikan bila pesanan tas akan dikirimkan oleh jasa kirim terpercaya sehingga aman sampai ke tangan client. Jadi bagaimana, masih ragu menjadikan Karya Bintang Abadi sebagai pilihan pabrik tas custom terbaik yang dapat diandalkan?

Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca artikel kami, pastikan untuk tidak lupa share artikel ini pada orang orang terdekat agar tidak ketinggalan berbagai informasi menarik seputar tas. Semoga bermanfaat dan nantikan update selanjutnya!

 

Berlangganan untuk update dari kami

Jadilah yang paling pertama mendapatkan update dari kami

Mungkin anda juga suka

cara mencuci tas polyester
Informasi

Cara Mencuci Tas Polyester Tanpa Merusak Bahan

Jika membahas seputar tas rasanya akan selalu ada banyak hal menarik, mulai dari model yang kian beragam dengan segala fitur pendukungnya, bervariasinya bahan pembuatan dan

perbedaan pemateri dan narasumber
Informasi

Perbedaan Pemateri dan Narasumber! Ini Bedanya

Kegiatan seminar adalah salah satu kegiatan yang punya segudang manfaat untuk pesertanya. Selain bisa berbagi informasi dan ilmu, melalui seminar kita juga bisa membangun relasi

Copyright 2022 © Karya Bintang Abadi

error: Content is protected !!